Manusia diberi akal, hati
nurani, dan dorongan oleh Sang Pencipta untuk bangkit dari setiap kegagalan dan
peistiwa yang begitu menekan. Tidak ada masalah ynag terlalu besar untuk
dihadapi,tidak ada langkah yang terlau panjang untuk dijalani, dan tidak ada
ornag yang sulit untuk terkadangpengalaman-pengalaman yang tidak menyenangkan
cendrung membuat seseorang menjadi pesimis melihat kehidupan ini.Lebih hebatnya
lagi, peristiwa kecil yang terjadi dapat berkembang dalam pikiran seseorang
melalui imajinasinya sehingga seolah-olah peristiwa tersebut dihadapi ketika
kita mampu menyikapi setiap peristiwa yang terjadi dengan hati Yang jernih dan
kepala dingin. Seseorang filsuf pernah bertutur “Kita tidak bisa mengukur
berapa tingginya sebuah gunung hingga kita sudah berada di puncaknya dan
mengatakan bahwa sebernarnya tinggi gunung tidak seberapa. “Artinya,jangan
pernah menyerah sebelum pernah mencoba. Kekuatan terbesar untuk menyelesaikan
pekerjaan adalah pada saat kita berani untuk memulainya. Bukankah seribu
langkah kedepan dimulai dari langkah pertama. Ketika peristiwa menekan dan
hampur putus asa,percayalah bahwa hal tersebut tidak akan melebihi kekuatan
kita sebagai manusia yang notabene dicipta sebagai ciptaan yang paling sempurna
di antara seluruh ciptaannya. Mungkin langkah-langkah praktis yang pernah
di lakukan adalah dengan
mengidentifikasi secermat mungkin peristiwa ynag kita alami, mungkin memang itu
adalah sebuah dari perbuatan selama ini.Kalaupun datangnya dari orang
lain,dengan bijaksana kita mealakukan onstrospeksi diri,:Ada apa dengan diri
kita sehingga ornag lain berbuat demikian? “ ketika peritiwa tersebut adalah
peristiwa alam yang demikian dasyat, maka mata imanlah yang melihat. Bukankah
Sang Pencipta yang kita percayai adalah khalik langit dan bumi sebagai alam
yang dasyat tersebut? Langkah berikut adalah dengan selalu membuka jalan
silahturahmi dengan orang lain untuk membagi pengalaman.Dalam percakapan yang
berbagi tersebut, setidaknya akan mengurangi beban mental dan memungkinkan kita
untuk menemukan solusi untuk bangkit Langkah terakhir yang penting adalah
dengan banyak membaca buku-buku bermutu
tentang kehidupan, terutama Kitab Suci karena disinilah sumber kekuatan kita
untuk memaknai setiap peristiwa yang terjadi.
‘’Orang tidak dapat menemukan lautan biru kecuali ia memiliki
keberanian Jika seseorang sembunyi dari sebuah masalah,maka dia tidak akan
sukses’’
Tidak ada komentar:
Posting Komentar